TOMPOKERSAN, Radar Semeru - Tidak sedikit orang tua yang menerima notifikasi dari pihak sekolah terkait dapur rumum MBG tidak beroperasi.
Sebab, dananya belum cair. Namun, hari ini dipastikan program itu kembali beroperasi lagi.
Informasi yang berhasil dihimpun, jumlah dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Lumajang yang mengumumkan tidak bisa lanjut produksi mencapai belasan. Namun, kendala itu akibat terkendala proses pencairan.
"Betul di Lumajang ada beberapa dapur yang mengalami kendala demikian (dananya belum turun, Red)," kata Della Ayu Faradhika koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lumajang.
Setidaknya ada dapur yang menghentikan beroperasi sejak Senin (08/06), ada juga yang Selasa (09/06).
Tetapi, untuk Rabu (10/06) dipastikan seluruh dapur beroperasi. Sebab, dana yang ditunggu-tunggu telah masuk ke rekening dapur.
"Namun per sore ini (kemarin, Red) sudah dilakukan pencairan dana oleh BGN dan beberapa SPPG InsyaAllah akan beroperasional kembali Rabu," tambahnya.
Disamping itu, cukup banyak juga dapur umum yang tidak mengalami kendala soal pencairan dana.
Seperti sejumlah SPPG di Kecamatan Lumajang. Mereka tetap beroperasi normal seperti biasanya. Sebab, ketersediaan anggaran cukup untuk tetap beroperasi. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi