SELOK AWAR-AWAR, RadarSemeru - Sektor pariwisata Lumajang mendapat angin segar. Segoro Topeng Kaliwungu resmi ditetapkan masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Masuknya ritual budaya ini ke dalam kalender wisata nasional diyakini bakal menjadi mesin penggerak baru bagi ekraf lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Lumajang, Patria Dwi Hastiadi mengatakan, pencapaian ini membuktikan bahwa daya tarik Lumajang tidak melulu soal keindahan alam seperti Air Terjun Tumpak Sewu atau Gunung Semeru. Lumajang juga memiliki akar budaya yang sangat kuat dan bernilai jual tinggi.
Baca Juga: Progres Pemasangan Baru 1.380 CCTV, Bupati Lumajang Pantau Langsung
“Ini ruang yang sangat luas bagi kita untuk mengenalkan potensi daerah, memperkuat branding, serta meningkatkan daya saing wisata Lumajang di level nasional," katanya.
Masuknya Segoro Topeng Kaliwungu dalam radar pariwisata nasional diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi arus bawah. Pemkab Lumajang membidik sektor-sektor berikut untuk bergerak bersama.
Penghargaan dari Kementerian Pariwisata ini merupakan buah dari konsistensi masyarakat adat dan pemkab yang getol merawat tradisi. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus memoles kualitas penyelenggaraan Segoro Topeng Kaliwungu agar standarnya semakin berkelas. Event ini tidak boleh terjebak menjadi agenda tahunan yang monoton.
“Ini bukan tujuan akhir. Ini adalah batu loncatan untuk membuktikan bahwa budaya Lumajang mampu bersaing di tingkat nasional dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi