Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BPBD Lumajang Pasang 12 CCTV dan 4 EWS Untuk Memperketat Sistem Mitigasi Darurat

Adeapryanis • Rabu, 3 Juni 2026 | 08:11 WIB
ERUPSI: Aktivitas Gunung Semeru kembali erupsi disertai dengan awan panas guguran (APG)
ERUPSI: Aktivitas Gunung Semeru kembali erupsi disertai dengan awan panas guguran (APG)

RADAR JEMBER - Merespons peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru, BPBD Kabupaten Lumajang terus memperketat sistem mitigasi darurat.

Dengan memasang 12 kamera CCTV dan 4 sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) di sepanjang jalur aliran lahar Gunung Semeru.

Erupsi Gunung Semeru memang masih sering terjadi, bahkan tinggi letusannya bisa mencapai 2 kilometer.
Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, memastikan semua perangkat telah beroperasi dengan baik untuk memantau kawasan rawan bencana secara real-time untuk mempercepat respons evakuasi.

​​Camera CCTV tersebut ditempatkan di Batu Padat 3 unit, Piket Nol, TNBTS, Watu Kobong, Pos Curah Kobokan, Supiturang, Antrukan, Titik Penyeberangan Curah Kobokan, Simbar, dan DAS Kobokan.

​"Kawasan berisiko tinggi seperti di Batu Padat, Desa Supiturang, Pos Curah Kobokan, dan Antrukan kita pasangi EWS dan sirine. EWSnya baru semua dan CCTV cuma 6 yang baru," ucapnya.

​Pihaknya menetapkan aturan isyarat sirene yang wajib dipahami masyarakat di sekitar kawasan Semeru.

Mereka meminta agar masyarakat bisa memahami bunyi tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Ketika ​sirene berbunyi putus-putus, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan atau siap-siap.

Jika disusul bunyi panjang dan terus menerus, itu sudah dalam kondisi bahaya.

Apalagi ​saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). Sedangkan pada Jumat lalu, terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 2.500 meter.

"Aktivitas tremor harmonik juga masih terdeteksi dalam 12 jam terakhir. Kondisi itu menjadi indikasi yang senantiasa kita pantau terus," pungkasnya. (dea)

Editor : Adeapryanis
#CCTV #ews #erupsi semeru