Tujuannya, untuk pengembangan pisang mas kirana yang menjadi identitas Lumajang.
“Ini menjadi instrumen penting untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat,” ucapnya.
Melalui teknologi tersebut, data lingkungan dan kondisi budidaya dapat terdokumentasi secara lebih sistematis sehingga mendukung praktik pertanian.
Pemasangan stasiun GIES pertama kalinya ini menunjukkan bahwa potensi Pisang Mas Kirana sebagai komoditas unggulan memiliki karakteristik khas dan nilai ekonomi penting bagi masyarakat.
Program ini menjadi bagian untuk memperkuat produk pertanian unggulan daerah agar mampu memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi petani sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
“Dengan dukungan teknologi dan pendampingan ilmiah, pengembangan Pisang Mas Kirana diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kualitas, keterlacakan produk, perlindungan indikasi geografis, dan peningkatan kepercayaan pasar,” pungkasnya
Ke depan, stasiun itu diharapkan menjadi pengembangan pertanian modern untuk memdukung identitas produk lokal, sehingga Pisang Mas Kirana semakin mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (dea)
Editor : Adeapryanis