RADAR JEMBER - Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (17/24) kemarin.
Jarak letusannya mencapai 1000 meter atau setara dengan 1 kilometer bahkan jarak letusannya terjadi secara berulang.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengatakan erupsi pertama terjadi sejak pulul 1 dini hari dengan jarak luncur mencapai 800 meter.
Kemudian letusan berikutya pukul 9 pagi dengan ketinggian kolom mencapai 1 kilometer.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.
Kemudian letusan ketiga, terjadi pukul 10 pagi dengan jarak luncur yang sama.
Bahkan asap tebal terus keluar dari gunung berapi tersebut.
"Erupsi lagi dengan jarak luncur 1000 meter, dengan amplitudo maksimum 22 mm, dan durasi 136 detik,” ucapnya.
Letusan pertama terekam di seismograf dengan durasi 189 detik.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah utara.
Kemudian, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 07.44 WIB tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak.
Abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu bergerak ke arah utara dan barat laut.
Dua menit kemudian, tepatnya pukul 07.46 WIB, Gunung Semeru kembali mengalami erupsi. Letusan ketiga tercatat kolom letusan teramati mencapai 700 meter di atas puncak dengan durasi 138 detik.
Dia menjelaskan saat ini Gunung Semeru berstatus Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
"Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis