KEPUHARJO, Radar Semeru - Pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang memiliki fondasi moral dan spiritual sejak dini. Hal itu disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam Wisuda Akbar Tartil dan Tahfidz Madrasah Ibtidaiyah se-Lumajang.
Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan pendidikan akademik, tetapi juga pengaruh lingkungan sosial, perkembangan teknologi digital, serta perubahan pola kehidupan masyarakat.
Baca Juga: DPRD Lumajang Terus Komitmen Perbaiki Layanan Publik
Sehingga, pendidikan keagamaan dipandang menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan karakter generasi muda.
“Wisuda Akbar ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang mencintai quran. Anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi pondasi moral dan akhlak bagi masa depan Lumajang,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan membaca, memahami, dan mencintai quran sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun karakter anak yang disiplin, santun, bertanggung jawab, dan memiliki ketahanan moral yang baik.
“Quran harus dipelajari, dipahami dan diamalkan oleh seluruh umat Islam. Semua itu dimulai dari kemampuan membaca dengan baik dan benar serta menanamkan kecintaan terhadap quran sejak kecil,” pungkasnya. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi