RADAR JEMBER - Pekerja Tambang Pasir saat ini mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) lewat dana DHBCT.
Namun, dari target 1900 peserta yang tercapai baru 1.100 peserta.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Lumajang, Subechan, menjelaskan tahun ini total sasaran penerimaan BPJSTK mencapai 5960 orang yang terdiri atas buruh tembakau dan buruh tambang pasir.
Rinciannya 1900 orang buruh tambang sisanya 4060 orang adalah buruh tembakau.
Mereka mulai di dorong mengikuti kepesertaan BPJSTK untuk memberikan perlindungan dasar bagi seluruh tenaga kerja terhadap resiko sosial dan ekonomi. Namun, target yang sudah ditetapkan untuk capaian kepesertaan buruh tambang pasir masih di kebut.
“Memang tahun ini mulai ada kepesertaan bagi buruh tambang pasir. Targetnya 1900 orang sampai hari ini masih tercatat 1.000-1.100 orang ucapnya.
Pihaknya memastikan jika target tersebut bisa dicapai hingga bulan mendatang. Apalagi dengan jumlah kepesertaan setiap harinya terus bertambah.
Sementara itu, total anggaran kepesertaan BPJSTK yang digelontor untuk buruh tersebut mencapai 700 juta dengan jangka waktu selama 7 bulan lamanya. Setelah itu, mereka diharapkan bisa melakukan perpanjangan secara mandiri untuk menjamin kebutuhan dasar.
“Kepesertaan per hari ini terus bertambah, insyallah bulan Juni sudah rampung dan ter SK-kan,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis