Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BPJS Ketenagakerjaan Lumajang Target Kepesertaan Capai 111.162 Jiwa

Atieqson • Selasa, 19 Mei 2026 | 12:06 WIB
DUKUNG: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan arahan dalam FGD, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
DUKUNG: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan arahan dalam FGD, kemarin.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

 

TOMPOKERSAN, Radar Semeru - Jumlah warga yang terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan Lumajang mencapai 87.157 jiwa. Tahun ini, lembaga penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan itu menarget kepesertaan mencapai 111.162 orang.

Kesadaran pekerja untuk melindungi diri dari ancaman kecelakaan kerja memang cukup tinggi. Namun, jumlah tersebut ternyata masih sekitar 15,72 persen dari total penduduk kerja Lumajang yang jumlahnya sekitar 554.422 jiwa.

Baca Juga: Pelarian Faris Berakhir di Jember! Pelaku Pengeroyokan Maut Bondowoso Ditangkap Setelah Dua Tahun Buron

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Delistyana Diah Vianty mengatakan, saat ini terdapat 87.159 jiwa atau setara dengan 15,72 persen penduduk bekerja di Lumajang yang sudah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi, sangat diperlukan sinergi dan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah untuk bisa memperluas cakupan kepesertaan," katanya.

Menurutnya, peningkatan jumlah kepesertaan tahun ini ditarget naik menjadi 20,05 persen, atau 111.162 jiwa. Pihaknya cukup optimis dengan target tersebut.

Sebab, kesadaran untuk melindungi pekerja dari ancaman kecelakaan kerja makin tinggi.

Apalagi, saat ini tidak sedikit jumlah kepesertaan itu banyak didukung oleh sejumlah SPPG di Lumajang.

Baca Juga: Tiga Nama Menguat, Bursa Calon Ketua Baru PPP Bondowoso Memanas

Seluruh relawan dapur umum diminta untuk memberikan perlindungan jaminan ketenegakerjaan untuk melindungi dari risiko kecelakaan kerja.

"Yang sudah menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yaitu 87.159 orang atau 15,72 persen. Sehingga, masih ada gap 4,33 persen atau 24.003 orang dari target akhir tahun 2026 yaitu 20,05 persen,” katanya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, Pemkab Lumajang mendukung percepatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lumajang.

Menurutnya, manfaat jaminan itu telah dirasakan oleh penerima manfaat. Baik dari pekerja maupun pihak keluarga.

“Kita tidak berharap terjadi sesuatu ketika bekerja. Tetapi kalau misalkan terjadi, negara bisa hadir memberikan perlindungan melalui pembiayaan pengobatan. Bahkan, santunan juga diberikan kepada keluarga apabila pekerja itu meninggal dunia,” pungkasnya. (son/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Bupati Lumajang #Indah Amperawati #BPJS Ketenagakerjaan #Lumajang