SUMBEREJO, Radar Semeru - Kuota haji tahun ini memang mengalami peningkatan cukup siginifikan, mencapai 1.256 orang. Namun, dari kuota tersebut, ratusan orang di antaranya dinyatakan gagal berangkat tahun ini. Paling banyak karena masalah pelunasan.
Informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya ada 298 yang tidak jadi berangkat tahun ini. Sebab, 296 orang karena terkendala biaya pelunasan haji yang belum lunas. Sedangkan sisanya karena alasan kesehatan, meninggal dunia dan keluarga.
Baca Juga: Warga Lumajang Temukan Jenazah Pinggir Pantai, Korban Sempat Menghilang Beberapa Hari
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lumajang, Umar Hasan, mengatakan, tidak sedikit calon jamaah haji (CJH) belum melunasi biaya yang sudah ditetapkan. Sehingga keberangkatan pergi ke Makkah bakal dilakukan penundaan tahun ini.
“Ada banyak calon jamaah haji yang sampai sekarang belum bisa pelunasan. Ada 292 jemaah yang sudah kami laporkan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur karena menyatakan tunda, tidak bisa pelunasan. Termasuk 6 orang yang juga tidak berangkat,” katanya.
Menurutnya, ratusan porsi yang gagal berangkat itu bakal dijadwalkan ulang untuk keberangkatan tahun depan. Sedangkan porsi yang kosong langsung diisi oleh calon jamaah haji cadangan yang tersedia di nomor urut di tingkat Provinsi Jatim.
“Ini semua diatur langsung by system, jadi untuk cadangan calon jamaah haji juga sudah ada penggantinya. Tidak bisa diambil langsung dari Lumajang, biasanya diambil dari kabupaten lain” pungkasnya. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi