radar jember - AKSI kriminalitas yang belakangan sering terjadi akhirnya direspons. Kali ini, Pemkab Lumajang mendorong pemerintah desa untuk segera mencairkan dana dusun yang utamanya terkait soal keamanan.
Diakui, tidak sedikit warga yang menjadi korban aksi kriminalitas tersebut. Baik pencurian kendaraan sepeda motor, begal, jambret, hingga pelemparan batu kepada kendaraan melintas yang cukup sering terjadi belakangan ini.
Baca Juga: Kedalaman Jalang Berlubang Sampai 10 cm Warga Lumajang Minta Segera Lakukan Perbaikan
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, untuk menekan angka kejahatan jalanan itu, pihaknya sengaja mengumpulkan camat se-Lumajang. Tujuannya untuk melakukan koordinasi terkait keamanan di wilayah masing-masing.
“Saya kumpulkan seluruh camat untuk menjaga kondusivitas wilayah masing-masing, terutama di titik-titik rawan keamanan,” ujar Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang di Pendapa Arya Wiraraja, akhir pekan lalu.
Menurutnya, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan. Di antaranya, memasang penerangan jalan umum (PJU), kemudian mendorong percepatan pengadaan CCTV, dan meningkatkan kesejahteraan anggota Linmas di tingkat desa.
Baca Juga: Rangkaian Tes Kesehatan CJH Lumajang Diperketat, Ini Alasannya
“Kami ada dana dusun. Tadi saya minta pencairannya dipercepat dan diprioritaskan untuk urusan keamanan. Saya minta percepatan pencairan dana dusun khusus untuk pemasangan CCTV. Minggu depan serentak semua dusun memasang CCTV. Apabila ada kendala, seperti Wifi dan lain-lain akan segera kami lakukan pengawalan,” tambahnya.
Pihaknya juga melarang camat untuk pergi meninggalkan Lumajang pada akhir pekan. Mereka diminta untuk stand by melayani masyarakat. Selain itu juga mengimbau masyarakat berpastisipasi aktif untuk menghidupkan siskamling di lingkungan masing-masing.
“Sabtu, minggu sampai beberapa pekan ke depan tidak boleh ke luar kota. Tetap berada di wilayah masing-masing, untuk melayani masyarakat dan menjaga kondusifitas wilayah,” pungkasnya. (son/bud)
Editor : M. Ainul Budi