RADAR JEMBER - Upaya menjaga produktivitas pertanian terus dilakukan oleh sejumlah petani di tengah ancaman hama dan penyakit tanaman.
Sejauh ini yang sering mengancam adalah serangan hama wereng dan tikus.
Faizul petani asal Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung rutin melakukanpenyemprotan insektisida.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dapat menghambat pertumbuhan padi dan menurunkan hasil panen.
Apalagi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, proses penyemprotan wajib dilakukan secara berkala dengan tetap memperhatikan dosis dan kondisi lingkungan sekitar.
“Penyemprotan ini rutin dilakukan, apalagi cuaca sedang tidak menentu yang membuat serangan hama semakin meningkat,” ucapnya.
Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini menjadi salah satu faktor yang memicu berkembangnya hama dan penyakit tanaman.
Jika penanganannya lambat biasanya hama cepat menyebar.
Sementara itu, Marsidi petani di Desa/Kecamatan Sumbersuko melakukan hal yang sama.
Bukan hanya wereng, hama tikus jadi persoalan serius. Tikus di sawah populasinya
meningkat dari biasanya, hal ini berdampak pada produktivitas tanamannya.
“Hama tikus juga banyak, kami sudah berupaya memberi jaring di atasnya agar wereng bisa diatasi, lah ternyata tikusnya juga gak mau kalah,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis