RADAR JEMBER - Memasuki hari ketujuh masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, total sebanyak 30.611 jamaah haji Indonesia telah tiba di Madinah.
Pemerintah telah memberangkatkan 88 kloter) dengan total 34.657 jamaah dari berbagai embarkasi di tanah air.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan, proses kedatangan di Bandara Madinah dilaporkan berjalan tertib dengan memprioritakan lansia, disabilitas, dan kelompok rentan.
Jamaah haji ini yang tiba di bandara langsung mendapatkan berbagai layanan dari petugas haji dan di arahkan menuju ke hotel yang telah disiapkan.
“Ribuan jamaah suda tiba di Madinah dan mendapatkan layanan sebagaimana mestinya,” ucapnya.
Seluruh jamaah yang tiba, diarahkan menuju 38 hotel di Kawasan Markaziyah, area ring satu yang berdekatan dengan Masjid Nabawi. Pemerintah memastikan untuk semua fasilitas dan layanan jamaah haji tercukupi.
Mulai dari kesehatan, makanan hingga layanan lainnya.
Pemerintah juga memberikan peringatan keras kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak melakukan pungutan biaya dalam bentuk apa pun atau menawarkan paket wisata tambahan yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah jamaah.
“Fokus utama jamaah adalah beribadah dan menjaga kebugaran fisik menuju puncak haji. Kami meminta jamaah tidak segan melaporkan jika menemukan adanya pungutan liar," pungkasnya.
Sementara itu sebanyak 213.967 boks makanan telah didistribusikan melalui 23 dapur yang beroperasi di Madinah. Termasuk ektor kesehatan, tim medis terus melakukan pemantauan intensif.(dea)
Editor : Adeapryanis