RADAR JEMBER - Berdasarkan data BMKG, kemarau panjang akan melanda sejumlah wilayah termasuk Lumajang.
Perkiraannya kemarau akan terjadi sejak bulan Mei mendatang.
Pemkab mulai memetakan pertanian di Lumajang untuk mengatasi keterbatasan air dan ancaman kekeringan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati , menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menyiapkan langkah strategis mengantisipasi kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian.
langkah awal yang akan dilakukan dengan memperkuat pemetaan wilayah pertanian yang berpotensi mengalami keterbatasan air.
Pemetaan ini menjadi dasar dalam menentukan pola tanam yang lebih adaptif serta pengelolaan air yang lebih efisien.
“Kami juga mendorong koordinasi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani agar informasi terkait kondisi iklim dapat diterima secara cepat dan tepat. Sehingga upaya penanganan bisa dilakukan sedini mungkin,” ucapnya.
Pihaknya juga melakukan pendampingan dengan petani di Lumajang agar setiap perubahan kondisi bisa direspons dengan baik tanpa mengganggu aktivitas produksi.
Hal ini dinilai sangat penting, untuk menjaga keseimbangan antara produksi pangan dan kondisi lingkungan yang terus berubah. “Yang kita lakukan adalah penyesuaian.
Pertanian harus tetap berjalan, dalam kondisi apapun termasuk ancaman kemarau panjang dan kekeringan,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis