RADAR JEMBER - Perkembangan zaman yang semakin cepat, pondok pesantren (ponpes) diharapkan memiliki peran penting sebagai pusat pembentukan karakter sekaligus ruang pengembangan ilmu pengetahuan.
Hal itu diungkapkan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Takhassus di ponpes Kiai Syarifuddin dalem utara - dalem timur, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang.
Bunda Indah sapaa akrabnya menjelaskan, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan santri sekaligus menyiapkan generasi quran di Lumajang.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kepada keluarga besar pondok pesantren yang selama ini berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis pesantren,” katanya.
Menurutnya, pembangunan asrama takhassus tidak sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menyiapkan generasi yang memiliki kekuatan moral, spiritual, dan intelektual.
“Hari ini kita tidak hanya sekadar meletakkan batu, semen, dan pasir. Lebih dari itu, peletakan batu pertama Asrama Takhassus ini merupakan simbol peletakan pondasi masa depan generasi Qurani di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.
Asrama tersebut dirancang mampu menampung sekitar 600 santri dengan fasilitas yang lebih nyaman. Setiap kamar akan ditempati sekitar 10 santri dengan ruang yang lebih luas, dilengkapi tempat tidur serta kamar mandi di dalam kamar. (son)
Editor : Adeapryanis