Radar Jember - Rencana pemerintah daerah yang akan meluncurkan layanan kesehatan door to door ke rumah-rumah warga bernama Home Care, sejauh ini terus dimatangkan.
Kabid Yankes Dinas Kesehatan, Dalduk, dan KB Kabupaten Jember, Imam Firdausi, mengaku pihaknya sedang fokus pada penguatan fondasi di tingkat dasar, yakni Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Ia menyebut persiapan ini tidak hanya sekadar menyediakan armada, namun juga membangun ekosistem pendukung yang kuat.
Contohnya, setiap Puskesmas diwajibkan menyiagakan perangkat pendukung seperti ponsel pintar (smartphone) dan laptop khusus guna menunjang pelaporan data secara real-time.
Serta penyediaan nomor hotline resmi puskesmas menjadi prioritas agar akses komunikasi antara warga dan tenaga medis tidak terhambat.
"Kemudian juga pembentukan tim pelaksana yang terdiri dari tenaga kesehatan ahli dan petugas skrining khusus untuk memastikan layanan yang diberikan tepat sasaran," katanya, saat dikonfirmasi, (05/03).
Lebih jauh, armada Mobil Home Care ini sistemnya terintegrasi secara holistik dengan layanan pengaduan Wadul Guse dan melibatkan peran aktif Public Safety Center (PSC) 119.
"Kami ingin menciptakan layanan yang terintegrasi. Selain melibatkan seluruh Puskesmas di Jember, kami juga mensinergikan tiga rumah sakit daerah, terutama untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang ditemukan di lapangan," tambah Imam.
Saat ini, Dinas Kesehatan tengah melakukan finalisasi petunjuk teknis (juknis) agar operasional di lapangan memiliki standar prosedur yang jelas.
Dalam waktu dekat, sosialisasi menyeluruh akan dilakukan kepada seluruh jajaran terkait d Jember.
"Tinggal menunggu arahan resmi dari Bupati Jember terkait jadwal peluncurannya. Diharapkan ini menjadi kado istimewa bagi warga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas tanpa jarak," pungkas dia. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh