RADAR JEMBER - Pemkab Lumajang terus melakukan pengawasan keamanan pangan takjil selama ramadan.
Beberapa produk dari UMKM dijadikan sample untuk dilakukan pengecekan demi menjaga kualitas makanan dan memastikan bahas pangan yang digunakan.
Pemkab Lumajang melakukan pengawasan bersama BPOM Jember, untuk memastikan pangan berbuka puasa yang beredar di masyarakat benar-benar layak konsumsi.
Pengelola Layanan Kesehatan Dinkes P2KB Lumajang, Dewi Anggun Fara Dillah, menegaskan kualitas takjil sangat dari pemilihan bahan baku.
Bahan yang digunakan harus terjamin keamanannya dan memiliki izin edar resmi bagi produk kemasan.
“Pedagang kami ingatkan untuk menggunakan bahan baku yang aman dan memiliki izin edar, untuk menjaga kualitas makanan dan keamanan kesehatan warga” ucapnya.
Menurutnya, bahan baku tidak berkualitas berpotensi mengandung zat berbahaya atau telah melewati masa simpan.
Selain itu kebersihan dalam proses pengolahan dan penyajian ikut diperhatikan.
Mulai dari penggunaan air bersih, peralatan yang higienis, hingga penyimpanan makanan yang tertutup dan terlindung dari debu maupun paparan langsung lingkungan.
Pihaknya terus meningkatkan kualitas keamanan pangan selama ramadan.
Salah satunya melakukan sampling pengecekan kualitas makanan untuk tetap aman di konsumsi.
“Terus kita pantau kualitas makanan untuk mengantisipasi adanya makanan yang tidak layak konsumsi, pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis