RADAR JEMBER - Selama masa libur sekolah sebagian penyaluran MBG di Lumajang tak disalurkan.
Namun, mendekati masa masuk sekolah pelaku UMKM ketiban berkah dengan puluhan ribu orderan yang masuk untuk siap disalurkan ke sejumlah SPPG.
Biasanya, pelaku usahanya hanya memproduksi roti sampai 3 ribu roti setiap hari, dengan dibantu oleh 4 tenaga kerja emak-emak yang memproduksi roti dari pagi sampai sore hari.
Namun, pelaku usaha Tahsya Amalia Warga Desa/Kecamatan Sumbersuko, selama liburan itu sampai kewalahan mengatasi orderan hingga 21 ribu roti untuk persiapan masuk sekolah hari ini.
“Kita langsung tambah 8 karyawan, biar prosesnya cepat karena masih manual dan cetak adonannya juga lama,” ucapnya.
Selain itu, jumlah alat produksi ikut ditambah untuk mempercepat produksi karena orderan harus dikirim tepat waktu.
Meski orderannya melimpah, ada saja kendala yang membuat prosesnya sempat tersendat.
Seperti kebutuhan bahan kue sebagai bahan utama seringkali kehabisan.
Sehingga, dia perlu membeli dalam jumlah cukup banyak agar tak kehabisan bahan.
“Kendalanya itu, bahannya kalau pas nggak ada itu susah,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis