RADAR JEMBER - Kenaikan bahan pokok penting (bapokting) menjelang ramadan semakin terasa.
Bahkan membuat konsumen mengeluh.
Pemkab Lumajang, berupaya menekan kenaikan harga bahan pangan lewat gelontoran ratusan bapokting murah.
Beberapa komoditas yang disediakan di antaranya berupa 5 ton beras, minyak goreng 1.200 liter, gula pasir 1 ton, telur ayam 1 ton, bawang putih kg, bawang merah 200 kilogram, cabai rawit 150 kilogram, serta cabai merah besar 150 kilogram.
Volume distribusi yang besar dirancang untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara luas sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di tingkat konsumen.
Warga pun yang memburu bapokting murah itu merasa sumringah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang, Retno Wulan Andari menjelaskan, penyaluran pangan murah dalam jumlah besar jadi upaya pemerintah daerah dalam menyeimbangkan sisi pasokan dan permintaan.
“Ini jadi upaya untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam gejolak harga di pasar. Antusias masyarakat menjadi indikator kebijakan tersebut tepat sasaran,” ucapnya.
Menurutnya upaya ini jadi salah satu cara pengendalian harga secara tidak langsung.
Banyaknya tambahan pasokan ke tingkat konsumen mampu mengurangi tekanan kenaikan harga di pasar sehingga stabilitas harga pangan daerah tetap terjaga.
“Kedepan kami memperluas jangkauan dan memperkuat volume distribusi untuk
menekan harga komoditas yang mahal,” pungkasnya. (dea/son)
Editor : Adeapryanis