Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warung Rusak di Lumajang Makin Bertambah, Dampak Gelombang Besar

Adeapryanis • Rabu, 28 Januari 2026 | 07:21 WIB

 

Kondisi warung di pesisir Lumajang dihantam ombak besar, kemarin.
Kondisi warung di pesisir Lumajang dihantam ombak besar, kemarin.

RADAR JEMBER  – Ancaman gelombang tinggi di pesisir pantai selatan Lumajang, diprediksi akan berlangsung hingga 30 Januari mendatang.

Informasinya dampak gelombang tinggi membuat beberapa warung yang rusak makin bertambah.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan hingga saat ini, dampak kerusakan telah dilaporkan terjadi di beberapa titik, terutama di wilayah Pantai Dampar, Desa Bades, Kecamatan Pasirian dan Tempursari.

Total ada 15 bangunan warung milik warga di pesisir Pantai Dampar mengalami kerusakan, akibat terjangan abrasi dan banjir rob.

Tak hanya itu, 4 unit perahu nelayan di Tegal Bangteng, Kecamatan Tempursari mengalami rusak berat.

"Perkiraan puncak gelombang sampai tanggal 30 menurut rilis BMKG. Saat ini, tinggi gelombang rata-rata masih di kisaran 1 meter, namun kita harus waspada karena menjelang bulan purnama biasanya ombak akan jauh lebih besar," ucapnya.

Fenomena ini dipicu karena siklon tropis di Samudra Hindia serta pengaruh fase bulan purnama yang meningkatkan potensi kenaikan air laut.

Sehingga berdampak pada siklus gelombang tinggi yang sering terjadi pada malam hari.

Air laut mulai mencapai titik pasang, sejak sore hingga dini hari.

Mengantisipasi adanya kebencanaan, personel BPBD bersama relawan telah disiagakan di titik-titik rawan. Termasuk Pantai Watu Pecak, untuk memantau perkembangan situasi secara berkala.
​"Kami juga mengimbau agar nelayan lebih waspada," pungkasnya.(dea/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#warung rusak #ombak besar #Lumajang