Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Unggas Kalian Mati Mendadak? Bisa Jadi Karena Aratan, Begini Penangannya

Adeapryanis • Jumat, 16 Januari 2026 | 15:45 WIB

AMATI: Peternak ayam saat memastikan kondisi ayamnya benar-benar sehat untuk menjaga dari serangan virus yang membuat unggas mati mendadak.(ADE APRYANIS/RAME)
AMATI: Peternak ayam saat memastikan kondisi ayamnya benar-benar sehat untuk menjaga dari serangan virus yang membuat unggas mati mendadak.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Memasuki pancaroba unggas warga biasanya mudah sekali terserang virus.

Diantaranya adalah Aratan atau Newcastle Diases (ND) yang membuat unggas sering stres pancaroba, pilek, snot, atau penurunan daya tahan tubuh. Dampaknya membuat unggas bisa mati mendadak.

Daya tahan tubuh unggas yang lemah bisa berpotensi memicu terserang Aratan.

Ciri-cirinya unggas menjadi lemas dan tak mau makan. Biasanya tak lama setelah gejala itu unggas mati.

Berikut tips untuk mengantisipasi Aratan agar unggas tetap aman.

Isolasi & Kebersihan: Pisahkan ayam sakit. Sterilkan kandang dengan disinfektan (seperti rodalon/pemutih) dan bersihkan secara rutin untuk membunuh virus yang menyebar.

Sirkulasi Udara: Pastikan kandang punya sirkulasi udara baik, gunakan blower jika perlu, dan jaga ayam tetap kering.

Pemberian Pakan & Minum: Beri air bersih dan tambahkan vitamin/elektrolit (seperti Vita Stress) untuk daya tahan tubuh, serta bawang putih untuk menghangatkan dan anti-radang.

Pengasapan: Lakukan pengasapan kandang sore hari menggunakan sabut kelapa atau dedaunan kering (hindari plastik/karet) untuk kehangatan. 

Nah, jika kondisi unggas masih tidak membaik anda bisa menggunakan obat-obatan seperti Lincospec", "Snot Plus", atau obat multifungsi agar unggas tidak mati. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#Aratan #antisipasi