Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Unggas Warga Lumajang Mati Mendadak, Penyebabnya Diduga Karena Aratan

Adeapryanis • Kamis, 15 Januari 2026 | 16:29 WIB

AMATI: Peternak ayam saat memastikan kondisi ayamnya benar-benar sehat untuk menjaga dari serangan virus yang membuat unggas mati mendadak.(ADE APRYANIS/RAME)
AMATI: Peternak ayam saat memastikan kondisi ayamnya benar-benar sehat untuk menjaga dari serangan virus yang membuat unggas mati mendadak.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Beberapa hari terakhir unggas warga di beberapa daerah mati mendadak. Dugaannya terinveksi virus yang membuat hewan tak bisa diselamatkan.

Rumiati, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, menjelaskan jika unggas miliknya sebagian ada yang sakit bahkan terlihat enggan untuk bergerak sama sekali.

Sementara itu, beberapa unggas milik warga ikut mati mendadak tanpa diketahui pasti penyebabnya.

“Pagi masih sehat mau makan, tapi siang sudah nggak sehat. Nggak mau gerak sama sekali. Awalnya ada 1 yang kelihatannya begitu, nggak lama yang lain kondisinya sama,” ucapnya.

Dia khawatir unggas miliknya mati seperti yang terjadi pada unggas milik warga lainnya.

“Punya saya mati satu, nggak tau kenapa tiba-tiba mati mendadak,” tambah warga sekitar Jumadi.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang, drh. Endra Novianto, menjelaskan adanya unggas yang mati mendadak diduga karena penyakit aratan atau Newcastle Disease (ND) yang menyebabkan gejala seperti lemas, hilang nafsu makan, dan gangguan pernapasan. 

Sejauh ini, informasinya bukan hanya di Kecamatan Pasrujambe, melainkan terjadi juga Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun.

“Informasinya baru itu, kami menduga kematian unggas itu karena virus aratan atau tetelo,” pungkasnya. (dea/fid)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Adeapryanis
#Aratan #ayam mati #Lumajang