RADAR JEMBER - Akhir-akhir ini hujan deras terus melanda Lumajang.
Tak terkecuali wilayah puncak Semeru yang berpotensi memicu terjadinya banjir lahar dingin.
Warga diminta tetap waspada dengan potensi timbulan banjir tersebut.
Sejak 2 hari terakhir tepatnya Minggu (11/1), hujan deras terus terjadi. Intensitasnya pun lama mulai siang hingga malam hari.
Terakhir, banjir lahar terpantau mengalir di Sungai Besuk Kobokan serta Kali Lanang yang berada di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang, mengimbau kepada warga yang berada di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi banjir lahar Gunung Semeru.
"Diimbau tetap waspada saat terjadi hujan deras karena berpotensi terjadi banjir lahar dingin,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang Yudhi Cahyono.
Selain itu, penambang pasir juga diminta menghentikan aktivitas pertambang jika hujan mulai mengguyur wilayah itu dengan sangat deras karena berpotensi terjadi banjir lahar Gunung Semeru dan bisa membahayakan keselamatan.
Hingga kini, status Gunung Semeru masih level tiga atau siaga.
"Penambang pasir juga diminta menghentikan aktivitas jika cuaca mulai mendung dan berpotensi hujan lebat. Sebab, kapanpun debit air sungai naik sangat cepat,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis