Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Belasan Hektar Sawah di Lumajang Diserang Wereng

Adeapryanis • Jumat, 9 Januari 2026 | 09:49 WIB

ATASI: Petani di Lumajang saat melakukan penyemprotan tanaman agar terhindar dari serangan hama.(ADE APRYANIS/RAME)
ATASI: Petani di Lumajang saat melakukan penyemprotan tanaman agar terhindar dari serangan hama.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER - Ancaman cuaca ekstrem berdampak pada hasil panen sawah petani Lumajang.

Sebab, serangan hama terus menyerang  lahan pertanian seluas 17,5 hektar di berbagai kecamatan yang membuat produktivitas padi menurun.

Informasinya, serangan hama itu berupa wereng batang coklat (WBC).

Penyebabnya, karena musim tanam yang tidak serempak, penggunaan pestisida yang berlebihan, pengamatan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang terlambat sehingga mucul persoalan hama yang menyerang lahan tanaman padi milik warga.

“Cuaca ekstrem berakibat pada timbulnya masalah tersebut. Terutama serangan hama WBC dan berpotensi berdampak pada semua lahan pertanian di Lumajang,” ucap Ketua P3NA Provinsi Jawa Timur, Ishak Subagyo.

Sejauh ini, total ada 5 kecamatan yang terdampak serangan hama.

Diantaranya tersebar di Kecamatan Candipuro, Lumajang, Sukodono, Jatiroto, dan Kedungjajang.

Lima kecamatan itu jadi daerah penyerangan hama teberat. 

Petani yang terdampak tak bisa berbuat banyak, selain melakukan pengendalian yang tidak cukup hanya dengan penyemprotan, tetapi juga harus diimbangi dengan pengaturan pola tanam yang baik untuk mengurai serangan hama.

Menurutnya, perlu tambahan insektisida yang tepat dan tidak berlebih untuk menjaga kualitas tanaman.

“Petani diminta melakukan pengecekan tanaman ke seluruh lahan untuk memantau perkembangan tanaman. Jika ada potensi serangan hama, maka bisa langsung dikendalikan agar penyebarannya tak meluas,” pungkasnya. (dea/fid)

 

 

Editor : Adeapryanis
#serangan hama #Lumajang