Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

18 Ruas Jalan di Lumajang Rampung Diperbaiki

Atieqson • Selasa, 30 Desember 2025 | 13:05 WIB

RESMIKAN: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri tasyakuran penyelesaian akses jalan.(KOMINFO FOR RAME)
RESMIKAN: Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri tasyakuran penyelesaian akses jalan.(KOMINFO FOR RAME)

RADAR JEMBER - Satu persatu perbaikan akses jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini telah rampung.

Termasuk jalan sepanjang hampir satu kilometer di Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang.

Akses selama puluhan tahun baru tersentuh perbaikan.

Sebelumnya, jalan desa sepanjang 900 meter yang selama 25 tahun tidak pernah tersentuh pembangunan kini resmi direhabilitasi oleh Pemkab Lumajang.

Jalan desa krasak ini menjadi salah satu dari 18 ruas jalan di berbagai wilayah yang memperoleh sentuhan Pemkab Lumajang.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, rehabilitasi jalan bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi upaya strategis meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Jalan yang layak memudahkan warga dalam mobilitas sehari-hari, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung perdagangan lokal, serta memudahkan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan,” tegas Bunda Indah.

Program rehabilitasi jalan Desa Krasak merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur yang digulirkan Pemkab Lumajang tahun 2025.

Di Kecamatan Kedungjajang, selain Jalan Krasak, tiga ruas jalan kabupaten juga direhabilitasi.

Harapannya rehabilitasi 18 ruas jalan yang berada di berbagai wilayah memberi manfaat langsung bagi ribuan warga.

“Jalan itu kira-kira sudah 20 tahunan lebih tidak tersentuh. Warganya sampai boken-coken kalau lewat situ. Sekarang dengan jalan baru, aktivitas mereka jauh lebih mudah dan aman,” ujarnya.

Bunda Indah menjelaskan kondisi jalan yang rusak selama puluhan tahun berdampak luas. Warga harus berjalan menembus lumpur, mengangkut hasil pertanian dengan susah payah, dan menghadapi kesulitan transportasi terutama saat musim hujan.

“Melihat kebahagiaan warga itu, saya merasa puas. Ini bukan hanya soal jalan, tapi soal perubahan nyata dalam kehidupan mereka,” pungkasnya. (son/fid)

 

 

 

 

 

 

Editor : Adeapryanis
#jalan rusak #Lumajang