RADAR JEMBER - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) resmi terbentuk setelah dilantik langsung oleh Bupati Lumajang di Stadion Semeru, pagi kemarin.
Forum itu jadi wadah deteksi dini adanya ancaman tantangan hambatan dan gangguan (ATHG) yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Mengantisipasi persoalan yang kerap muncul di lingkungan masyarakat bisa memicu terjadinya konflik besar jika tak ada sarana komunikasi yang baik.
Dampaknya, bisa menimbulkan perpecahan antar kelompok yang membuat siapapun dirugikan.
Ketua FKDM Lumajang, Eko Romadhon, menjelaskan terbentuknya forum tersebut jadi sarana untuk mendeteksi dini adanya konflik sosial yang sering terjadi.
Pihaknya tak menginginkan, persoalan yang sering muncul mencuat hingga menjadi konflik besar.
“Ini fokus kita kepada masyarakat, untuk menjadi mata dan telinga. Artinya, kami mendeteksi adanya problem yang sering muncul harapannya persoalan kecil tidak sampai menjadi besar,” ucapnya.
Tak hanya sampai di tingkat kabupaten, sejauh ini total ada 5 pengurus yang sudah terbentuk di tingkat kecamatan. Diantaranya, Lumajang, Sukodono, Tekung, Sumbersuko, dan Padang.
Kedepan, rencana pembentukan FKDM tingkat Desa juga akan dilakukan.
“Masih dikaji, jika dirasa perlu maka akan segera dibentuk FKDM desa,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis