RADAR JEMBER - Progres realisasi program makanan bergizi gratis (MBG) di Lumajang cukup signifikan.
Saat ini, ada puluhan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) alias dapur umum yang beroperasi di Lumajang.
Dapur umum hampir merata di seluruh kecamatan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada 33 dapur umum yang telah berjalan.
Jumlah itu tercatat hingga pertengahan bulan ini. Sedangkan, total jumlah dapur umum yang rencananya beroperasi kini telah mencapai 93 unit se-Lumajang.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pengoperasian dapur umum secara bertahap dilakukan untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga seiring dengan perluasan jangkauan program.
Pemkab menempatkan ketepatan sasaran, kesinambungan layanan, dan konsistensi mutu.
“Capaian ini menunjukkan bahwa layanan gizi dapat berjalan dengan baik ketika disiapkan secara terencana. Yang terpenting, masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara berkelanjutan,” ujarnya.
Setiap dapur umum melayani sekitar 2.000 hingga 3.700 porsi makanan bergizi per hari.
Praktis, ada puluhan ribu penerima manfaat di berbagai kecamatan telah mendapatkan layanan pemenuhan gizi secara rutin.
Jangkauan layanan ini menjadi indikator kesiapan sistem distribusi dan operasional.
“Selain aspek layanan, operasional SPPG turut mendorong penguatan ekonomi lokal. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar disuplai melalui mitra lokal dan pelaku UMKM, sehingga program ini berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis