RADAR JEMBER - Penyaluran becak listrik kepada tukang becak di Kabupaten Lumajang jadi salah satu cara menuju moda transportasi rendah emisi yang lebih ramah lingkungan bagi kualitas ruang kota.
Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, menjelaskan becak listrik dirancang untuk mendukung mobilitas yang lebih bersih terutama di kawasan perkotaan dan destinasi wisata yang memiliki intensitas aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Menurutnya, becak listrik mengurangi emisi dan kebisingan. Sehingga jadi moda transportasi lebih ramah lingkungan dan hemat BBM.
“Ini memberi manfaat bukan hanya bagi pengemudi, tetapi juga bagi lingkungan kota dan masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya,” ucapnya.
Penggunaan transportasi rendah emisi bisa menjaga kualitas udara dan mengurangi polusi terutama di titik-titik publik seperti pusat kota dan kawasan wisata yang ramai pengunjung.
Dampaknya lingkungan menjadi lebih bersih dan udaranya lebih segar.
Selain itu, penggunaan becak listrik mampu mengurangi kebisingan lalu lintas. Sehingga warga yang berada di lokasi sekitar tidak terganggu dengan bunyi kendaraan.
Penggunaan becak lestrik jadi lebih aman, nyaman dan mempercepat proses menuju titik lokasi.
“Manfaatnya jauh lebih banyak, terutama dari segi polusi tidak menimbulkan sama sekali. Tukang becaknya cukup memainkan gas sehingga lansia yang masih bekerja tetap bisa optimal,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis