RADAR JEMBER - Warga dari kalangan anak-anak hingga dewasa, lansia yang terdampak lahar dingin Semeru di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro sejak beberapa lalu mulai alami berbagai penyakit.
Terbanyak didominasi Hipertansi, Ispa dan Dermatisis.
Kepala Puskesmas Candipuro, Eta Devi Amalia, menjelaskan sejak terdampak lahar hingga berada di 4 posko pengungsian total ada 15 orang mengalami hipertensi, 5 orang memiliki riwayat diabetes melitus (DM), 16 orang meriang sedangkan kalangan anak-anak terjangkit ISPA dan Dermatitis atau gatal-gatal.
Menurutnya, anak-anak rentan terserang penyakit.
Terutama infeksi saluran pernapasan karena faktor lingkungan yang kurang bersih selama di posko pengungsian dan penyakit gatal-gatal yang disebabkan karena teriknya panas matahari yang membuat tubuh berkeringat.
“Anak-anak yang terjangkit dermatitis ada 6, dan 1 anak lagi terjangkit ISPA,” ucapnya.
Sementara itu, upaya penanganan terus dilakukan oleh tim kesehatan. Mereka rutin melakukan pelayanan setiap hari di 4 titik posko pengungsian.
3 diantaranya berada di perbukitan, sedangkan 1 lainnya berada di kantor desa. Tim kesehatan menerjunkan 3 orang untuk melakukan pelayanan.
Tujuannya, untuk memastikan kesehatan warga terdampak lahar semeru dan semua penaganannya dilakukan dengan tepat dan cepat.
“Tiap tim terdiri dari bidan, perawat dan sopir yang terjung langsung ke lapangan. Termasuk memastikan suplay obat-obatan tetap terpenuhi,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis