Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pengungsi Erupsi Semeru Diminta Pindah ke Huntap, Pemkab Tetap Salurkan Bantuan Logistik

Adeapryanis • Rabu, 3 Desember 2025 | 11:48 WIB

MENGUNGSI: Warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo masih mengungsi di posko pengungsian.(ADE APRYANIS/RAME)
MENGUNGSI: Warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo masih mengungsi di posko pengungsian.(ADE APRYANIS/RAME)

RADAR JEMBER – Masa tanggap darurat bencana di wilayah terdampak erupsi, resmi berakhir kemarin.

Menyusul penetapan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengalihkan fokus penanganan dari pengungsian darurat menuju fase Transisi Pemulihan selama 90 hari.

Pengungsi diminta untuk pindah ke Huntap menuju tempat relokasi yang lebih aman.

Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan penanganan saat ini fokus pada relokasi dan penempatan pengungsi. 

Pemindahan ke Hunian Tetap (Huntap) bagi pengungsi yang namanya tercatat dan telah memiliki huntap dihimbau segera kembali dan menempati rumah barunya.

​Berdasarkan data yang ada, jumlah pengungsi saat ini tercatat sebanyak 240 orang. Bagi pengungsi yang belum memiliki huntap atau hunian sementara, BPBD memberikan batas waktu sekitar tiga hari ke depan untuk mencari kerabat atau saudara yang bisa menampung mereka.

“Kami akan  tetap membantu mereka dengan pemberian bantuan logistik dan sembako selama masa transisi ini,” ucapnya.

Bantuan akan tetap tersalurkan bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Mereka akan mendapat bantuan secara menyeluruh terutama untuk kebutuhan pangannya.

​“Saat ini kami tengah melakukan koordinasi internal dan rapat lanjutan untuk memastikan implementasi efektif dari SK Transisi Pemulihan dan SK Tanggap Darurat Infrastruktur,” pungkasnya. (dea/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#Erupsi Semeru 2025 #huntap #Lumajang