Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BPBD Bondowoso Mulai Petakan Titik Rawan Bencana

Ilham Wahyudi • Senin, 1 Desember 2025 | 10:10 WIB

BERSIAP: Petugas BPBD memeriksa peralatan yang dibutuhkan di Posko Siaga Bencana.(ILHAM WAHYUDI/RADAR IJEN)
BERSIAP: Petugas BPBD memeriksa peralatan yang dibutuhkan di Posko Siaga Bencana.(ILHAM WAHYUDI/RADAR IJEN)

RADAR JEMBER - Musim hujan baru masuk, namun BPBD Bondowoso sudah bersiaga penuh.

Sebuah posko siaga bencana hidrometeorologi didirikan tepat di jalur utama Jalan Mastrip, Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso. Pemetaan titik rawan bencana mulai dilakukan.

Posko yang beroperasi 1x24 jam tanpa henti itu dijaga puluhan personel lengkap dengan armada, peralatan evakuasi, hingga sarana komunikasi darurat.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK2) BPBD Bondowoso, Yuli Triandana mengatakan, aktivasi posko ini merupakan tindak lanjut dari SE Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan beberapa hari lalu. “Ini langkah kami menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Semua BPBD diminta siaga penuh,” ujarnya.

Tak hanya membuka posko, BPBD juga melakukan pemetaan ulang kawasan rawan. Sebab, awal dan akhir tahun adalah periode dengan lonjakan curah hujan paling signifikan.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tiga jenis bencana menjadi ancaman utama. Mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin kencang.

Beberapa wilayah yang dicatat sebagai episentrum rawan bencana antara lain, Desa Sumbersalak, Kecamatan Curahdami, Kecamatan Ijen, serta sejumlah titik di kawasan kota Bondowoso.

“Seperti kejadian di Sumbersalak tahun kemarin. Polanya selalu berulang,” imbuhnya.

BPBD memastikan sistem peringatan dini atau sering disebut Early Warning System (EWS) di kawasan Ijen berfungsi normal. Beberapa pekan lalu, tim telah naik melakukan perawatan.

“Aman EWS yang di Ijen, semua perangkat on,” tegasnya.

Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim hujan. Jika terjadi bencana, warga bisa langsung menghubungi Pusdalops BPBD Bondowoso. “Itu nomor yang stand by 24 jam,” pungkasnya. (ham/fid)

Editor : Adeapryanis
#Petakan Daerah Berpotensi Banjir #BPBD Bondowoso #Bondowoso