Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemkab Lumajang Mulai Fokus Benahi Tanggul Jebol

Adeapryanis • Jumat, 28 November 2025 | 13:53 WIB

PERBAIKI: Kondisi tanggul yang jebol mulai dilakukan perbaikan untuk percepatan penanganan. (ISTIMEWA)
PERBAIKI: Kondisi tanggul yang jebol mulai dilakukan perbaikan untuk percepatan penanganan. (ISTIMEWA)

RADAR JEMBER - Dampak jebolnya tanggul sungai Besuk Kobokan membuat material vulkanis erupsi Gunung Semeru menerjang pemukiman warga di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Kini, Pemkab Lumajang tengah memprioritaskan penanganan agar tak sampai meluber kembali.

Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono menjelaskan, kondisi tanggul di hulu sungai jebol kurang lebih satu kilometer.

Tanggul tersebut berada di sisi kiri dari aliran lahar Gunung Semeru.

Sedangkan tanggul eksisting yang dibangun di era Presiden Soeharto, kondisinya juga kritis setelah sekian tahun berdiri.

“Yang jebol itu tanggul alami. Posisinya berada di atas tanggul eksisting di zaman Pak Soeharto," ucapnya.

Menurutnya, sejak erupsi Semeru di tahun 2021 material vulkanis sudah banyak yang menumpuk.

Bahkan memenuhi kantong kawah lebih dari separuh.

Sejak kejadian itu, alur sungai cenderung mengarah ke selatan dan menggerus bagian bawah tanggul eksisting.

Ditambah erupsi pada Rabu (19/11), lalu material vulkanis meluber melewati atas tanggul eksisting dan membuat tanggul alami jebol.

“Penanganan bencana kali ini yang paling krusial, pembuatan tanggul di hulu dan menambal tanggul eksisting yang bolong,” pungkasnya.

Menurutnya, perpanjangan tanggap darurat hingga tanggal 2 Desember 2025, untuk memperbaiki kondisi tanggul.

Sedangkan dampak erupsi Gunung Semeru lainnya terbilang aman terkendali. (dea/fid)

 

 

Editor : Adeapryanis
#tanggul jebol #Lumajang