RADAR JEMBER - AKSI warga Lumajang menunjukkan tindakan kurang terpuji dan membahayakan keselamatan diri.
Beberapa warga nekat menambang pasir setelah Bupati Lumajang melarang penambang pascaerupsi.
Pemkab khawatir bencana susulan terjadi di kawasan pertambangan.
Hal ini seperti yang diunggah akun Chikl Nurrif, total ada 4 truk dan 1 alat berat berada di lokasi tambang.
3 truk sedang antri, sedangkan 1 truk lainnya tengah proses pengangkutan pasir. “Mohon atensinya bu Bupati,” tulisnya.
Aksi penambangan selama pelarangan itu terjadi di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
Warganet meminta agar penindakan dilakukan dengan cepat dan tegas.
Agar tidak ada kecemburuan sosial yang berdampak pada penambang pasir lainnya. “Tambang Jugosari ditutup total
“Bos. Pak kades e di WhatsaApp langsung karo Bupati,” komentar Balehong Audi. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis