RADAR JEMBER - Abu vulkanis yang terjadi akibat letusan sekunder Gunung Semeru membuat Kawasan Gladak Perak dipenuhi dengan abu.
Kondisi ini membuat pengendara motor terganggu.
Moh Rofi’i, pengguna jalan, menjelaskan debu yang beterbangan sejak dua hari terakhir membuat penglihatan terganggu.
Karena banyak debu yang masuk ke mata sehingga mengganggu konsentrasi saat berkendara dan jarak pandang.
Hal ini membuat dirinya seringkali mengucek mata bahkan berhenti sesaat untuk memastikan keselamatan dirinya.
“Jadi dikit-dikit harus berhenti, debunya tebal sekali. Ganggu penglihatan juga keselamatan,” ucapnya.
Selain itu, saluran pernapasan ikut terganggu.
Abu vulkanis yang dihasilkan membuat pernapasan kurang maksimal.
Mereka disarankan untuk menggunakan masker, sebab letusan sekunder bisa saja akan terus terjadi.
Tak hanya itu, kondisi jalan juga menjadi licin.
Abu yang dihasilkan sangat tebal sehingga sering kali membuat roda kendaraan selip.
Agus Salim, pengendara motor lainnya, menambahkan kewasapadaan juga harus ditingkatkan. Termasuk mengurani laju kecepatan selama debu itu masih banyak.
“Nggak berani melaju kencang, jalannya licin sekali. Bahaya juga, karena sisi kiri langsung aliran lahar khawatir jatuh,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis