radarjember.id - Insiden laka lantas dump truk vs Honda scoopy yang terjadi sepekan lalu membuat korban Ady Masyariffudin (24) yang sempat kritis dan dilarikan ke RSUD Haryoto Lumajang.
Namun, saat ini nyawa Ady tak terselamatkan dan dikabarkan meninggal dunia.
Praktis, jumlah korban yang meninggal dalam insiden tersebut akhirnya bertambah menjadi dua orang.
Sebelumnya korban Ady sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa hari.
Sebab, akbat kecelakaan itu dia mengalami luka berat di bagian kepala.
Namun, belakangan kondisinya semakin melemah, bahkan korban justru tak bisa terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
“Pasutri itu sama - sama luka berat di bagian kepala. Setelah istrinya, akhirnya suaminya juga meninggal juga pascamenjalani perawatan,” ucap kerabat korban, Misnawan.
Pasutri itu akhirnya meninggalkan seorang putra laki-laki yang masih kecil.
Kepergiannya membuat keluarga semakin terpukul. Sebab, belum genap 7 hari, sang suami ikut menyusul.
Sebelumnya, laka tersebut terjadi saat dump truk melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
Kemudian, ketika hendak menyalip kendaraan didepannya sopir dump truk diduga kurang waspada hingga mengambil lajur terlalu ke kanan dan menghantam pengendara motor tersebut.
“Penumpang langsung meninggal di lokasi kejadian, sedangkan pengemudi saat itu kritis,” pungkas Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis