Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pedagang Buah di Ranuyoso, Lumajang Sering Ditertibkan Akibat Sering Membuat Kemacetan

Atieqson • Jumat, 14 November 2025 | 16:41 WIB

TERTIBKAN: Sejumlah pedagang tradisional saat ditertibkan oleh petugas kepolisian.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
TERTIBKAN: Sejumlah pedagang tradisional saat ditertibkan oleh petugas kepolisian.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

radarjember.id -  Imbauan terhadap pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Wates Wetan untuk menghindari badan jalan tak kurang-kurang.

Bahkan, teguran juga lumayan sering diberikan.

Namun, tidak sedikit yang tetap membandel hingga tetap membuat akses jalan sering padat.

Tak jarang juga petugas kepolisian datang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

Terutama pada pagi dan sore hari.

Sampai-sampai jalan poros desa sering diaktifkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan hingga kemacetan yang sering mengular.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan menjelaskan, patroli rutin terus dilakukan, utamaya kawasan rawan kemacetan dan pelanggaran di sekitar area pasar tradisional.

Tujuannya untuk menciptakan harmoni dan keselamatan di jalan raya melalui tindakan preventif dan humanis.

“Pasar merupakan salah satu titik rawan kemacetan pada pagi hari karena aktivitas masyarakat cukup padat. Tim kami hadir untuk membantu mengurai arus lalu lintas, menertibkan pedagang yang menempati badan jalan, serta membantu masyarakat menyeberang dengan aman,” katanya.

Menurutnya, petugas melakukan penataan dan penertiban terhadap pedagang kaki lima serta pedagang buah yang berjualan di bahu jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung untuk selalu memperhatikan keselamatan.

“Kami ingin memastikan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan. Edukasi dan penertiban kami lakukan dengan cara persuasif agar tercipta kesadaran bersama,” pungkasnya. (son/fid)

Editor : Adeapryanis
#Pedagang Pisang #kemacetan panjang #macet #Lumajang