radarjember.id - Kontribusi Lembaga Amil Zakat (LAZ) Saku Yatim Indonesia untuk mendidik anak-anak yatim dan dhuafa kembali mendapat apresiasi dari Pemkab Lumajang.
Di usia ke-16 tahun ini, komitmen untuk bermanfaat itu diperkuat dengan memperbanyak sanggar pendidikan binaan.
Kegiatan milad ke 16 itu dihadiri langsung oleh Dewan Pembina Yayasan, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kasi Zawa Kemenag Lumajang, serta anak yatim binaan.
Baik yang berada dalam panti asuhan maupun di luar panti asuhan.
General Manager LAZ Saku Yatim Indonesia Chudzil Chikmat menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak serta donatur, sehingga kegiatan baksos dan doa bersama ini bisa terlaksana dengan baik dan berjalan lancar.
Menurutnya, momen milad kali ini di isi dengan berbagai kegiatan.
Seperti jalan santai yang diikuti sekitar 1.000 lebih peserta yang meliputi anak yatim dan ibunya, santri penghafal quran, serta relawan dai.
Setelah jalan santai dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, dan pembagian doorprize dengan hadiah utama kompor gas dan 3 sepeda kayuh, dan 2 sepeda di antaranya dari Bupati Lumajang saat Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang memberi sambutan yang disambut tepuk tangan dari peserta yang hadir.
“Milad kali ini kami menggelar doa bersama, kemudian jalan santai. Setelah jalan santai dan pemberian kupon hadiah ada pemeriksaan kesehatan. Pulangnya kami berikan bingkisan berupa beras, minyak, telur, tepung, mie, tahu tempe, bawang putih, lombok dan jajanan,” katanya.
Menurutnya, di usia yang telah memasuki usia remaja ini, LAZ Saku Yatim Indonesia bakal terus menambah jumlah sanggar pendidikan binaan di seluruh kecamatan di Lumajang.
Sebab, pendidikan diyakini dapat memperbanyak kesempatan atau peluang untuk hidup sukses bagi anak-anak.
Setidaknya LAZ Saku Yatim saat ini telah memiliki 23 titik desa binaan dengan sanggar pendidikan yang tersebar di 13 kecamatan di Lumajang.
Sanggar binaan itu fokus untuk memberikan pendidikan matematika dan pendidikan akhlak bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengapresiasi kontribusi lembaga tersebut dalam memberikan manfaat yang besar terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.
Terutama anak-anak yang berada di luar panti asuhan. Komitmen itu harapannya terus tumbuh dan meningkat.
“Mudah-mudahan di usia ke-16 ini, LAZ Saku Yatim Indonesia terus diberi kemudahan dan kelancaran dalam membina serta mengasuh anak-anak yatim di luar panti. Saya sangat berterima kasih karena telah membantu pemerintah dalam memberikan perhatian kepada mereka,” pungkasnya. (kl/son/fid)