Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Nasib SDN Sukorejo, Pasrujambe, Lumajang 2 Ruang Kelas Ambruk, Pasca 38 Tahun Silam Direnovasi

Adeapryanis • Selasa, 11 November 2025 | 12:18 WIB

PANTAU: Camat Pasrujambe dan Bidang Sarpras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang saat melihat langsung kondisi ruang kelas ambruk, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)
PANTAU: Camat Pasrujambe dan Bidang Sarpras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang saat melihat langsung kondisi ruang kelas ambruk, kemarin.(ADE APRYANIS/RAME)

radarjember.id - SDN 01 Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe minim perhatian. Sampai-sampai dua ruang kelas di lembaga pendidikan tersebut dikabarkan ambruk Minggu (09/11) malam.

Bahkan sejak 1987, ruang kelas tersebut tak pernah tersentuh renovasi sama sekali.

Informasinya, dua ruang kelas itu memang tidak pernah digunakan sejak dua tahun terakhir.

Sebab, ruang kelas memang tidak layak untuk dijadikan tempat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Para guru khawatir bangunan yang sudah tua itu ambruk, seperti yang akhirnya terjadi akhir pekan lalu.

Niken Raffitri, salah satu guru menjelaskan, jika kejadian ini terjadi saat malam hari. Tiba-tiba bangunan tua yang sudah lama tidak digunakan langsung ambruk.

Bagian atapnya telah jebol sejak lama, bahkan bangunan ruang itu tak tersisa sama sekali.

“Memang bangunan tua, sudah dua tahun tidak ditempati. Karena bangunannya lapuk akhirnya ambruk. Terakhir direnovasi pada tahun 1987,” ucapnya.

Sebelumnya, lembaga pendidikan ini telah mengalami marger dengan SDN 02 Sukorejo. Sebab, saat itu jumlah murid di dua lembaga yang berada dalam naungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dispendikbud) Lumajang ini sedikit.

Beberapa tahun dilewati, jumlah murid terus berkurang. Sehingga, ada ruang kelas yang akhirnya tidak terpakai.

Di tambah, terdapat ruang kelas yang kondisinya kurang layak. “Kalau saat itu dibangun tidak mungkin, karena semua siswa sudah memiliki ruang kelas,” kata Camat Pasrujambe Muhammad Saiful.

Saat ini, Dispendikbud Lumajang masih melakukan asesmen untuk penanganan yang tepat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Saat ini, KBM dialihkan ke kantor desa sementara waktu.

Dalam waktu dekat proses KBM dikembalikan ke sekolah dengan ruang kelas yang ada dan layak. (dea/fid)

Editor : Adeapryanis
#Ruang Kelas Ambruk #Lumajang