radarjember.id - Kejadian laka lantas akhir-akhir ini sering terjadi.
Bahkan tidak sedikit dari kecelakaan tersebut yang menimbulkan korban hingga meninggal dunia, seperti yang terjadi di ruas jalan Karanganom-Senduro, kemarin.
Pengendara motor honda scoopy nopol N-3546-YE yang dikendarai oleh pasutri Ady Masyariffudin, 24, bersama istrinya Dian Lestari, 24, warga Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe terlibat adu banteng dengan dump truk Nopol W-8854-PM yang dikendarai oleh Khorul Arifin, 48, warga desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro.
Saat itu, sebuah dump truk melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
Kemudian, ketika hendak menyalip kendaraan di depannya sopir dump truk diduga kurang waspada hingga mengambil lajur terlalu ke kanan.
Nahas, dari arah berlawanan melaju sebuah motor honda scoopy hingga mengakibatkan kelecelakaan.
Kejadian itu pun tak bisa terhindarkan, hingga terjadi tabrakan.
“Penumpang motor dilaporkan meninggal di lokasi akibat benturan keras. Korban mengalami luka berat di bagian kepala,” ucap Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu.
Sementara itu pengendara motor, Ady, langsung dilarikan ke rumah sakit setempat karena kondisinya luka berat.
Banyaknya kejadian laka ini, pihaknya mengimbau agar pengguna jalan selalu waspada dan berhati-hati. “Penyebabnya karena sopir diduga lalai, dan kurang hati-hati ketika menyalip,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis