Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Lumajang Gerak Cepat Tangani Tanggul Jebol, Pastikan Warga Selamat

Atieqson • Sabtu, 8 November 2025 | 12:46 WIB

TINJAU: Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma saat meninjau lokasi tanggul jebol.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
TINJAU: Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma saat meninjau lokasi tanggul jebol.(ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

radarjember.id - Setelah tanggul Kali Regoyo di Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Jebol, Bupati Lumajang Indah Amperawati langsung meninjau lokasi.

Selain memetakan kerusakan, sejumlah langkah strategis juga dilakukan untuk memastikan keselamatan warga setempat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati didampingi Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma serta Ketua DPRD Lumajang Hj. Oktafiyani.

Berikut rombongan Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar serta perwakilan BBWS Brantas dan Dinas PUSDA Jatim.

Bunda Indah sapaan akrabnya menjelaskan, pemulihan akses jalan diutamakan sebagai akses jalan bagi 1.211 KK.

Tidak hanya itu, langkah strategis itu juga memastikan kelangsungan produksi lahan pertanian di kawasan itu, totalnya sekitar 30 hektare yang terdampak.

“Penanganan tanggul ini bukan sekadar simbolis. Ini tentang menyelamatkan warga, melindungi pertanian, dan mencegah kerusakan yang lebih luas,” katanya.

Menurutnya, perbaikan tanggul itu bakal melibatkan tiga unit alat berat milik PUSDA Jatim, BBWS Brantas serta sejumlah penambang lokal.

Sedangkan, Pemkab Lumajang bakal membantu untuk penyiapan logistik dan pasokan bahan bakar agar perbaikan dapat segera dilakukan.

Kerusakan tanggul meliputi bagian sisi kanan sepanjang 150 meter dengan tinggi tegak mencapai 6 meter, tanggul kritis 27+66 meter, tanggul di sekitar musholah dan jembatan limpas, serta pasang bronjong sayap jembatan Sungai Liwek sepanjang 15 meter.

Bunda Indah mengatakan, penanganan yang sistematis itu bakal membuka akses jalan utama, mengalihkan air agar tidak merendam lahan pertanian dan memperkuat tanggul kritis.
Selain itu, juga bakal disiapkan langkah antisipatif terhadap ancaman risiko banjir susulan.

“Kesiapsiagaan, kolaborasi lintas instansi, dan mobilisasi sumber daya menjadi fondasi agar setiap bencana dapat ditangani dengan efektif,” pungkasnya. (son/fid)

Editor : Adeapryanis
#Kali Regoyo #tanggul jebol #Lumajang