radarjember.id - Aktivitas Gunung Semeru di Lumajang kembali mengalami erupsi pada Jumat (7/11) dini hari.
Aktivitas vulkanis gunung tertinggi di Pulau Jawa ini disertai dengan guguran lava pijar yang terlihat jelas dari pos pengamatan.
Sejak Kamis (6/11) malam hingga Jumat dini hari, tercatat tujuh kali luncuran lava pijar dengan jarak luncur antara 300 hingga 2.500 meter dari puncak kawah menuju kawasan Besuk Kobokan.
“Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.500 meter mengarah ke Besuk Kobokan,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian.
Menurutnya, jarak luncur lava pijar masih dalam radius aman dari pemukiman terdekat yang berada di radius 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru.
Sementara itu letusan asap tebal juga masih terjadi. Letusan teramati sebanyak 14 kali dengan ketinggian kolom 300-1.000 meter berwarna putih kelabu mengarah ke utara.
Petugas mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru. “Mewaspadai awan panas guguran dan lahar di sepanjang aliran yang berhulu dari Gunung Semeru,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis