radarjember.id - Banjir lahar Gunung Semeru kembali melanda kawasan daerah aliran sungai (DAS) Kaliregoyo di Kecamatan Candipuro, kemarin.
Akibatnya dua armada pasir yang sedang melakukan aktivitas pertambangan terjebak aliran lahar.
Sebelumnya, kawasan tersebut sedang dilanda hujan dengan intensitas tinggi.
Tak berselang lama, tiba-tiba banjir datang hingga memenuhi aliran sungai, sehingga membuat penambang pasir di aliran kali Regoyo panik untuk menyelamatkan diri.
Mulanya ada tiga truk yang terjebak lahar dingin. Namun, satu truk berhasil menepi ketika banjir datang.
Sehingga, 2 truk lainnya milik penambang pasir terjebak di tengah sungai, karena tidak sempat menepi saat lahar Gunung Semeru tiba-tiba datang melanda kawasan tersebut.
“Memang saat banjir datang, truk sedang memuat pasir di sekitar area tambang. Sopir truk dan penambang yang sedang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri,” ucap Erik Nur Cahyo, warga sekitar.
Moch Kevin, pemilik truk mengaku, truknya bisa selamat dari terjangan lahar karena mendapat bantuan dari penambang lain.
Kendaraannya langsung ditarik oleh armada truk, sehingga lolos dari jebakan lahar. “Truk saya harus ditarik pakai armada lain buat bisa naik, kan banjirnya tiba-tiba besar tadi," pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis