Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harga Tomat di Lumajang Cuma Rp 2 Ribu Per Kilogram

Adeapryanis • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:59 WIB

DIBIARKAN: Kondisi tomat dibiarkan membusuk karena harganya menurun.(ADE APRYANIS/RAME)
DIBIARKAN: Kondisi tomat dibiarkan membusuk karena harganya menurun.(ADE APRYANIS/RAME)

radarjember.id - Harga tomat dipetani dan dipasaran terus anjlok hingga saat ini. Rata-rata harganya Rp 1.500 per kilogramnya dari tingkat petani.

Sedangkan untuk di pasar dan kios harganya Rp 2 ribu per kilogram.

Harganya terus anjlok sejak beberapa waktu lalu. Penyebabnya karena over suplly di pasaran.

Banyaknya petani tomat yang panen bersamaan hingga membanjiri semua pasar.

Sehingga harga jualnya terus anjlok dan tidak sebanding dengan jumlah pembelian.

Seorang Petani di Kecamatan Senduro,  Kasmono, menjelaskan kondisi ini membuat petani makin merugi.

Harga jualnya yang murah tidak sebanding dengan perawatan dan biaya buruh tomat.

“Harganya mulai awal bulan terus anjlok, kalau terus-terusan begini bisa merugi. Karena penjualannya nggak sebanding sama biaya produksi,” ucapnya.

Sementara itu Pedagang di pasar Senduro, Zubaidah, menjelaskan jika harga dikios mengikuti dari harga jual petani.

Pihaknya hanya mengambil keuntungan Rp 500 per kilogramnya.

Jika harganya naik maka penjualan di kios naik, begitu pun sebaliknya.

Tapi, dengan harga yang anjlok penjualannya ada kenaikan sedikit.

Jika biasanya konsumen membeli dalam jumlah seperempat, saat ini mereka bisa membeli satu kilogram tomat untuk stok beberapa hari kedepan.

Meski daya beli meningkat, tapi tak mempengaruhi harga jual dipetani.

“Daya belinya meningkat sedikit, karena murah otomatis mereka beli satu kilogram untuk beberapa hari,” pungkasnya. (dea/fid)

 

 

Editor : Adeapryanis
#harga tomat anjlok #Lumajang