radarjember.id - Ada cerita haru dibalik pelaksanaan job fair, pada Sabtu (11/10) kemarin.
Deasari, salah satu pencaker mengaku sempat 10 kali melamar pekerjaan diberbagai perusahaan swasta tapi tak pernah diterima.
Adanya job fair tahun ini dia berharap bisa diterima kerja.
Saat ditemui disela-sela kesibukannya mengantri interview, warga Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang itu adalah lulusan salah satu SMA di Lumajang.
Tekadnya untuk mendapatkan pekerjaan terus diperjuangkan.
Berbagai perusahaan yang membuka lowongan kerja terus dia coba dengan apply loker.
Satu, dua kali dicoba sempat dapat panggilan interview.
Namun, setelah itu tak lagi ada kepastian dari perusahaan. Artinya, dia tak diterima sebagai pekerja.
Jika dihitung total 10 kali lamaran pekerjaan sudah dia ajukan, tapi hasilnya belum memuaskan.
“Sekarang sulit cari pekerjaan, sekitar 10 kali saya melamar pekerjaan tapi gak pernah ada panggilan yang jelas. Cuma interview saja, setelah itu sudah tidak dipanggil lagi,” ucapnya.
Adanya job fair tahun ini, membawa angin segar bagi dirinya.
Sekitar 1500 lowongan pekerjaan yang disiapkan, berharap dia menjadi salah satu yang terpilih diperusahaan yang sedang diperjuangkan.
Sebab, sudah berkali-kali melamar pekerjaan tapi tidak pernah berhasil.
Meskipun, saingannya cukup banyak namun dia optimis bisa mendapatkan pekerjaan dengan target yang disiapkan pemkab bagi pencari loker tembus ribuan.
“Dikesempatan ini berharapnya diterima kerja. Karena memang benar-benar butuh untuk tambahan penghasilan dan sebagai bekal pengalaman juga,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis