radarjember.id - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Bondowoso. Kali ini, angin kencang yang terjadi kemarin (9/10) sore sekitar pukul 17.04 WIB menyebabkan sejumlah kerusakan di dua titik lokasi, yakni di SMPN 1 Bondowoso, Kelurahan Blindungan, dan di Desa Randu Cangkring, Kecamatan Bondowoso.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak yang ditimbulkan cukup meresahkan warga.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kristianto, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia mengatakan, laporan pertama diterima melalui pesan WhatsApp dari warga sekitar.
“Begitu laporan masuk, tim Pusdalops dan TRC BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” ujarnya.
Dari hasil pendataan di lapangan, angin kencang menyebabkan satu pohon tumbang di halaman SMPN 1 Bondowoso, satu dapur milik warga bernama Samsul roboh dan mengalami rusak berat, satu unit sepeda motor mengalami kerusakan ringan, serta satu rumah milik warga atas nama Rahmat mengalami rusak ringan.
“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian material,” tambahnya.
Ia menjelaskan, dalam penanganan di lapangan, tim gabungan terdiri dari BPBD Bondowoso, pihak sekolah, serta masyarakat setempat turut membantu proses evakuasi dan pembersihan material.
“Pohon tumbang di area sekolah sudah berhasil disingkirkan. Untuk rumah warga yang rusak, saat ini sedang dalam tahap pendataan untuk rencana bantuan logistik,” katanya.
Kristianto juga menyampaikan, pihaknya segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, khususnya di Desa Randu Cangkring.
“Kami sudah melaporkan kepada pimpinan dan akan segera melakukan pendistribusian logistik tanggap darurat untuk membantu pemilik rumah yang dapurnya roboh,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kristianto mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Sekarang ini perubahan cuaca cukup cepat. Kami mengimbau warga untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama jika ada pohon besar atau bangunan tua yang berpotensi roboh akibat angin kencang,” pungkasnya. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis