radarjember.id - Menjelang pelaksanaan rehabilitasi ruang publik di jantung kota mulai ditata.
Kali ini Pemkab Lumajang berencana mengalihkan lokasi untuk seluruh kegiatan resmi pemerintahan dari semula biasanya diselenggarakan di Alun-alun Lumajang ke Stadion Semeru.
Rencana mengalihkan lokasi untuk kegiatan resmi pemerintahan tersebut untuk memastikan fungsi seremonial tetap berjalan tanpa menganggu proses pembangunan.
Lokasi alternatif ini dipilih karena luasannya sangat representatif untuk menampung ribuan pegawai di lingkungan Pemkab Lumajang
Kabid Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lumajang Gunawan Eko Prihantono mengatakan, berbagai kesiapan menjelang rehabilitasi ruang publik telah dilakukan.
Termasuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak demi kelancaran pekerjaan pembangunan.
“Pembangunan ini tidak sekadar menghadirkan wajah baru Alun-alun, tetapi juga memberi pengalaman yang nyaman selama proses berlangsung. Karena itu, koordinasi terus kami lakukan. Ini nanti bukan hanya menjadi ikon kota, tetapi juga simbol harmoni antara pembangunan dan partisipasi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala DLH Lumajang Hertutik mengatakan, seluruh warga tetap bisa menikmati suasana ruang publik meskipun pekerjaan rehabilitasi sedang berlangsung.
Bahkan, kegiatan car free day (CFD) maupun car free night (CFN) tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“CFD dan CFN tetap ada, warga bisa beraktivitas. Yang berbeda hanyalah area inti Alun-alun ditutup sementara untuk pengerjaan proyek. Untuk kegiatan resmi pemerintahan, Pemkab menyiapkan alternatif lokasi. Upacara yang biasanya digelar di Alun-alun sementara dialihkan ke Stadion Semeru,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis