radarjember.id - Kelangkaan buah manicu atau genitu mulai dirasakan masyarakat Lumajang dalam beberapa pekan terakhir. Buah yang biasanya mudah ditemui di pasar tradisional kini kian jarang beredar.
Kondisi ini terjadi karena faktor musim dan banyaknya pohon yang sudah ditebas pemborong sejak awal panen.
Sehingga, pasokan buah manicu menurun drastis.
Pengepul buah Jamilah, salah satu pengepul sekaligus tengkulak buah manicu, mengaku buah ini memang tidak bisa ditemui sepanjang tahun.
“Untuk buah ini musiman dan sekarang sudah hampir bukan musimnya. Biasa musiman buah ini 3 bulanan,” ucapnya Selasa (23/09)
Sementara itu, Ahmad Farhan, seorang pemborong, juga menyampaikan bahwa pasokan buah manicu semakin sulit diperoleh karena pohonnya sudah jarang.
“Sekarang sulit untuk mencari atau pohonnya, soalnya sekarang sudah agak langka. Kan sudah banyak yang nebas (memborong langsung di pohon) dari kemaren-kemarennya,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, ketersediaan buah manicu di pasaran Lumajang diperkirakan akan terus berkurang, bahkan dikhawatirkan harga jualnya ikut naik. (mmg1/dea/fid)
Editor : Adeapryanis