radarjember.id - Masalah ekonomi kadang menjadi penyebab bahtera rumah tangga tidak bertahan lama.
Sampai-sampai ajakan rujuk di tengah perselisihan itu bisa berujung petaka. Seperti yang dialami oleh Bella Oktavia, warga Desa Purorejo Kecamatan Pronojiwo yang mengalami luka sabetan sajam.
Ibu muda yang berusia 22 tahun itu mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh. Di antaranya, bagian pundak sebelah kanan dan kiri.
Kemudian di bagian tangan sebelah kanan dan kiri. Untuk luka pada bagian tangan mengalami kondisi paling parah. Sebab, luka di tangan itu sampai ke belakang.
Mulanya, si suami yang bernama Taufik Maulana, 21, datang bersama kakaknya ke rumah Bella untuk mengajak rujuk.
Saat itu, anaknya yang masih balita itu diajak main oleh kakaknya di depan rumah. Sedangkan, Taufik bersama Bella berada di dalam rumah untuk membicarakan kelangsungan keluarga kecilnya.
Ajakan rujuk itu ternyata ditolak oleh Bella. Sehingga, dia mendapat sabetan sajam dari pelaku.
“Habis omong-omongan (berbincang, Red) itu dia marah-marah mau bunuh saya dan keluarkan celurit, saya pergi tiba-tiba disabet sajam dari belakang,” katanya.
Menurutnya, sejak sebulan yang lalu, keduanya telah pisah ranjang. Sejak terjadi perselisihan, Bella langsung pulang ke rumah orang tuanya.
Awalnya memang dipicu soal ekonomi yang kurang baik. Bahkan, selama sebulan berpisah itu, dia juga mengaku tidak pernah mendapat nafkah dari sang suami.
“Pisah ranjang itu gara-gara ekonomi, saya gak pernah dikasih uang, padahal semua kebutuhan sudah habis, pas saya minta buat belanja malah dibilang gak pantas lalu saya diusir. Terus saya emosi minta talak tiga dan pulang ke rumah orang tua saya,” tambahnya.
Kini, Bella sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.
Sedangkan, Taufik langsung diamankan di mapolres Lumajang.
“Terduga pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang proses pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Lumajang,” pungkas Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Untoro Abimanyu saat dikonfirmasi. (son/fid)
Editor : Adeapryanis