radarjember.id - Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mendatangi SPPG Mlawang Klakah setelah mendapati laporan terkait buah yang diberikan asam.
Informasinya sampai saat ini, SPPG tersebut belum memiliki alat pengering ompreng.
Bunda sapaan akrabnya mengecek langsung laporan yang bermunculan.
Menurutnya semua proses pembuatan dan penyajian makanan yang dilakukan oleh SPPG tersebut sudah dilakukan dengan benar.
Hanya saja perlu evaluasi dan kurangnya alat pengering ompreng.
Padahal peralatan tersebut bisa digunakan untuk mempercepat proses pengeringan dan mengurangi kelembapan.
Bunda meminta agar peralatan itu segera dipenuhi.
“Secara keseluruhan standart memasaknya sudah benar. Hanya tinggal oven pengering ompreng dan secepatnya alat itu harus segera tersedia,” ucapnya.
Soal makanan yang diisukan basi rupanya tidak benar.
Hanya saja, buah yang diterima siswa rasanya sempat asam karena buah jenis melon tak bisa bertahan lama jika dalam kondisi sudah dikupas.
Selain itu, proses penyajian buah yang dilakukan tengah malah dan langsung dimasukkan ompreng membuat rasanya berubah.
Dia meminta agar menyediakan alternatif makanan yang tidak mudah basi, sehingga makanan bisa bertahan lebih lama dan tetap tidak mengurangi nilai gizi.
“Makanan tidak ada yang basi, hanya buahnya kecut karena penyajiannya tengah malam. Solusinya harus sediakan menu lain biar pihak dapur umum koordinasi dengan sekolah,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis