radarjember.id - Intensitas hujan deras tidak hanya membuat longsor di kawasan pegunungan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.
Tetapi hujan itu juga membuat aktivitas warga yang berada di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari terhambat. Sebab, akses jalan penghubung di tutup.
Sejak siang kemarin, hujan deras mengguyur kawasan itu. Sampai-sampai aliran sungai yang membawa material pasir dan batu di Sungai Regoyo cukup deras, sehingga akses jalan penghubung itu terpasa di tutup.
Sehingga ratusan warga yang tinggal di dusun itu terancam terisolasi.
“Jalannya tertutup banjir, tidak bisa dilewati kendaraan. Kalau butuh makanan harus jalan kaki menerobos banjir, lalu pinjam motor warga di seberang,” kata Arifin, salah seorang warga setempat.
Diakui, jalan tersebut menjadi satu-satunya akses untuk sehari-hari.
Baik itu untuk akses pendidikan, ekonomi maupun kebutuhan dapur.
“Tidak ada jalan lain kecuali jembatan limpas ini. Jadi terpaksa lewat aliran banjir untuk belanja,” tambahnya.
Informasinya, setidaknya ada 137 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Dusun Sumberlangsep tersebut.
Kini, mereka mengaku kesulitan untuk beraktivitas. Tidak sedikit warga yang nekat dengan menerobos aliran banjir demi membeli kebutuhan pokok.
Warga berharap Pemkab Lumajang menangani akses jalan itu agar aktivitas kembali normal, mengingat jembatan limpas di Sungai Regoyo menjadi satu-satunya jalur keluar masuk dusun.
“Mau gimana lagi, kalau hujan ya sudah risiko. Tetapi kami ingin segera berlalu,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis