Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penggunaan Drone Efektif Basmi Hama di Area Persawahan Lumajang, Bisa Kaver 1 Hektare Sawah

Adeapryanis • Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:25 WIB

DEMO: Jajaran Forkopimda Lumajang saat menyaksikan langsung  pengenalan inovasi pertanian yang canggih berupa drone dengan efektivitas waktu sangat singkat. (ADE APRYANIS/RAME)
DEMO: Jajaran Forkopimda Lumajang saat menyaksikan langsung pengenalan inovasi pertanian yang canggih berupa drone dengan efektivitas waktu sangat singkat. (ADE APRYANIS/RAME)

 

radarjember.id - Serangan hama wereng batang coklat terus melanda area persawahan di Lumajang.

Terobosan terbaru, petani mulai melek teknologi dengan penggunaan drone yang membuat proses pembasmian hama semakin cepat.

Plt Koordinator Gapoktan Sumbersuko, Juwariyah, menjelaskan penggunaan drone memba ntu penyerangan hama dan sangat efektif.

Kapasitas botol untuk melakukan penyemprotan mencapai 25 liter, bahkan mampu menyemprot setengah hektar sawah dalam durasi 20-25 menit.

Saat ini sudah banyak petani yang memanfaatkan penggunaan drone tersebut.

Karena efektif dalam pembasmian hama, mempersingkat waktu dan menghemat tenaga untuk melakukan penyemprotan pestisida.

Petani, hanya cukup duduk memantau proses pembasian, sedangkan drone yang digunakan langsung menyemprot tanaman yang terserang hama.

“Memang sudah banyak petani yang memanfaatkan peralatan tersebut, hasilnya efektif sekali. Dengan durasi waktu penyemprotan paling lama dua jam, tergantung luasannya,” ucapnya.

Sayangnya, mereka harus melakukan penggunaan drone dengan sistem sewa kepada pihak ketiga dengan biaya Rp 250 ribu untuk satu hektar sawah.

Petani tidak keberatan, mereka justru terbantu dan mampu mengurangi biaya liannya.

Tak hanya pembasi hama, drone tersebut juga bisa digunakan untuk penyemprotan pupuk di area persawahan warga. Sehingga mempercepat proses pengerjaan.

“Bisa untuk penyemprotan pupuk dan pestisida, untuk alatnya petani masih sewa ke pihak ketiga,” pungkasnya. (dea/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#teknologi pertanian #drone #Lumajang